.::. #Welcome New Normal# .::.

Halaman Berita

General Ship Agent dan Industrial Fuel Marketing

Produksi Migas Pertamina Capai 884,1 MBOEPD di Era New Normal

Tanggal : 03-08-2020

PT. Harum Bumi Mandiri. Jakarta - PT Pertamina (Persero) mencatat kinerja positif yang mencapai target produksi sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) revisi, melalui dua anak perusahaan hulu Pertamina, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), dan Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS).

“Berdasarkan data per Juni 2020, secara total produksi minyak dan gas bumi Pertamina Group baik untuk aset domestik maupun internasional mencapai 884,1 MBOEPD (ribu barel setara minyak per hari), dengan rincian produksi minyak bumi sebesar 414,4 KBOPD (ribu barel minyak per hari) dan produksi gas bumi sebesar 2.721 MMSCFD (juta kaki kubik per hari),” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, dalam keterangannya, Senin (27/7/2020).

Lanjutnya, produksi minyak dan gas diperoleh dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dengan realisasi produksi sebesar 107 persen atau 30.459 BOPD, dan PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) sebesar 101 persen atau 12,3 KBOPD.

Sementara itu, tiga anak perusahaan lainnya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) realisasi produksinya tercapai 99,9 persen (82,2 KBOPD), PT Pertamina EP (PEP) sebesar 99 persen (80,5 KBOPD), dan PT Pertamina Internasional EP (PIEP) tercatat 96 persen (99,4 KBOPD).

“Sesuai RKAP revisi, PHM dan PHSS berhasil melampaui target operasi setelah mencatatkan performa baseline (produksi eksisting) yang lebih baik, dan ditambah dengan produksi dari well intervention (intervensi sumur),” katanya.

Sedangkan untuk produksi gas bumi, ia menyebut anak usaha yang berhasil melampaui target adalah PHE yang realisasi produksinya mencapai 102 persen atau 800,4 MMSCFD.

Pencapaian baik Pertamina ini ditopang dari Blok ONWJ (Offshore North West Java), dengan produksi tercatat di atas target karena baseline yang baik, kehandalan fasilitas dan production losses yang minimal.

Di sisi lain, PHE juga terus berkoordinasi dengan konsumen dan SKK Migas untuk mengoptimalkan penyerapan dan penyaluran gas di tengah tantangan penurunan demand. Hal tersebut juga menjadi faktor yang mendorong meningkatnya penyerapan gas di Blok Jambi Merang maupun Blok Tomori.

“Anak usaha lain, yakni PHI, PEP, dan PIEP mencapai realisasi produksi berturut-turut sebesar 99 persen(745 MMSCFD), 94 persen (876 MMSCFD), dan 91 persen (277 MMSCFD),” ujarnya.

Anak perusahaan hulu migas Pertamina telah berupaya semaksimal mungkin untuk memperkuat ketahanan energi, dengan menambah produksi sekaligus memperkuat cadangan migas.

Ke depannya, pihaknya berupaya menjaga dan meningkatkan produksi ini akan terus diperkuat, melalui pengeboran sumur, workover, perawatan sumur, serta menjaga keandalan fasilitas produksi demi menghindari unplanned shutdown dalam rangka mencapai target produksi 2020.

“Hingga triwulan 2-2020, meskipun dalam kondisi yang mengharuskan dilakukannya optimalisasi biaya dan efisiensi, Pertamina berhasil melakukan pengeboran eksploitasi sebanyak 138 sumur dan pekerjaan workover sebanyak 312 sumur,” katanya.

Demikian, seluruh aktivitas di hulu migas tersebut pun telah dipastikan mematuhi protokol COVID-19 secara ketat, termasuk melakukan berbagai penyesuaian dalam sistem kerja dalam rangka perlindungan pekerja.

....